迷惑の受身(〜に〜れる/られる)
Pasif Kerugian (Terkena Dampak Negatif)
Sesuatu terjadi dan merugikan/mengganggu si pembicara, meskipun tindakannya sendiri netral
📌 Kegunaan
Bentuk khas bahasa Jepang: konjugasi pasif dipakai untuk menyatakan sesuatu terjadi (dilakukan orang lain, atau bahkan alam) dan mengganggu/merugikan si pembicara — bisa dipakai juga dengan kata kerja intransitif seperti ふる (turun/hujan).
🔤 Pembentukan
Bentuk pasif (受身形): kata kerja golongan-u ubah -u→-a + れる, kata kerja golongan-ru: る→られる — bisa dipakai dengan kata kerja intransitif (自動詞) sekalipun
💬 Contoh Kalimat
- あかちゃんに なかれて、ねむれませんでした。
Akachan ni nakarete, nemuremasen deshita.
Saya tidak bisa tidur karena bayi menangis. - でかける まえに あめに ふられました。
Dekakeru mae ni ame ni furaremashita.
Sebelum keluar rumah, saya kehujanan. - となりの ひとに たばこを すわれて、こまりました。
Tonari no hito ni tabako o suwarete, komarimashita.
Saya kerepotan karena orang di sebelah merokok. - ともだちに きゅうに こられて、おどろきました。
Tomodachi ni kyū ni korarete, odorokimashita.
Saya kaget karena teman datang tiba-tiba. - でんしゃで あしを ふまれました。
Densha de ashi o fumaremashita.
Kaki saya diinjak di kereta (dan itu merepotkan). - こどもに おもちゃを こわされました。
Kodomo ni omocha o kowasaremashita.
Mainan saya dirusak anak (dan itu bikin kesal). - よるおそく でんわを かけられて、おこされました。
Yoru osoku denwa o kakerarete, okosaremashita.
Saya dibangunkan karena ditelepon larut malam. - どろぼうに おかねを ぬすまれました。
Dorobō ni okane o nusumaremashita.
Uang saya dicuri pencuri. - あにに ケーキを たべられました。
Ani ni kēki o taberaremashita.
Kue saya dimakan kakak laki-laki (dan itu bikin kesal). - とちゅうで あめに ふられて、ぬれて しまいました。
Tochū de ame ni furarete, nurete shimaimashita.
Saya kehujanan di tengah jalan dan jadi basah.
⚠️ Perhatikan
Beda dengan pasif biasa, pasif kerugian SELALU membawa nuansa "merugikan/mengganggu si pembicara" — bukan sekadar fakta netral. Ciri khasnya: ada nuansa ketidaksenangan, kerepotan, atau menjadi korban, bahkan jika tindakan pelakunya sendiri netral (misalnya merokok, hujan turun).