Memuat…
Memuat…
ビルクリーニング · Bab 3
Floor Sign & keamanan kerja, jenis & ukuran kotoran, pemilihan peralatan sesuai jenis lantai, serta teknik dasar sapu-pengki, Dust Cloth, lap basah, dan penyedot debu (tipe Pod & Upright).
Modul ini merangkum bagian awal Bab 2 — Pembersihan Harian dari buku ajar resmi JBMA: peralatan & teknik dasar sebelum masuk ke pembersihan toilet.
Saat membawa keranjang peralatan, bawa di pinggir jalur lalu lalang agar tidak menghalangi tamu; saat naik lift bersama tamu, dahulukan tamu keluar dulu. Floor Sign wajib dipasang setiap kali bekerja (misalnya saat mengelap genangan air) untuk mencegah tamu terpeleset dan menandakan sedang ada pekerjaan berlangsung.
Kotoran bukan cuma yang merusak estetika — kotoran yang tidak terlihat mata telanjang (virus, bakteri) juga berdampak buruk untuk kesehatan dan perlu perhatian ekstra:
| Kategori | Contoh | Sifat |
|---|---|---|
| Tidak terlihat mata telanjang | Virus influenza, bakteri E. Coli/TBC, asap rokok, PM2.5 | Berdampak buruk untuk kesehatan; masuk ke paru-paru |
| Terlihat mata telanjang | Kotoran tanah, rambut, debu, serbuk bunga, kutu | Merusak estetika & berdampak buruk ke kesehatan; bisa ditangkap oleh hidung |
Kotoran yang terlihat dapat dibersihkan/digosok langsung; kotoran yang tidak terlihat memerlukan desinfektan atau pemutih — sesuaikan cara & bahan pembersih dengan jenis kotorannya.
| Jenis lantai + kotoran | Peralatan |
|---|---|
| Lantai keramik + debu | Dust Cloth & Vacuum Cleaner (Penyedot Debu) |
| Lantai karpet + debu | Penyedot debu khusus karpet (Tipe Upright) |
| Lantai berbahan batu + debu pasir | Sapu & Deck Brush |
| Lantai dengan noda air | Lap (kain pel), terutama saat musim hujan |
Dipakai untuk membersihkan area yang tidak bisa dijangkau Dust Cloth (lantai keramik, lantai batu, tangga). Cara pegang: tekan ujung gagang dengan ibu jari lalu genggam — ini membuat ibu jari berfungsi sebagai bantalan bila ujung sapu mengenai orang lain. Saat menyapu: jangan diayunkan, jangan sampai mengenai plint dinding (sudut 45° saat menyapu pinggir dinding), kumpulkan sampah di satu titik tengah, lalu pindah ke area berikutnya. Di tangga, kumpulkan sampah di tengah tiap anak tangga lalu jatuhkan perlahan ke bawah — jangan letakkan barang di jalur lalu lalang tangga. Saat memakai pengki: kumpulkan sampah dengan gerakan melingkar, masukkan ujung sapu sampai ke dalam pengki (arahkan ke kanan) baru diangkat agar sampah tidak tersisa; setelah selesai, periksa & bersihkan ujung sapu dari kotoran yang menempel dengan sikat pembersih.
Untuk lantai keramik jenis vinil/linoleum/flooring. Cara pakai: pasang Dust Cloth ke kepala pel, atur tinggi pegangan setara tinggi mata (tahan dengan jempol). Bergerak maju ke depan (jangan mundur, agar tidak menginjak sampah yang sudah disapu) dengan sudut ±45°, jalan di bagian yang bersih. Bersihkan dari pinggir dinding dulu (miringkan kepala pel di sudut, jangan sampai kepala pel menyentuh plint dinding), baru bagian tengah — gerakkan lap ke kiri-kanan sambil maju, menumpuk 1/4 lebar kepala pel tiap langkah agar tidak ada bagian terlewat. Setelah selesai: lepas kepala pel, arahkan spons ke atas, lipat Dust Cloth ke arah dalam agar sampah tidak berserakan sebelum dibuang ke tempat sampah, lalu sapu sisa sampah yang tertinggal di lantai.
Untuk lantai basah & mengelap air — kebalikan cara pakai Dust Cloth: bergerak mundur ke belakang (agar kain pel yang sudah dipakai tidak terinjak), postur tubuh condong ke depan dengan kaki dibuka selebar bahu, jangan ditekan terlalu kuat. Rute standar: mulai dari pintu masuk, kembali berakhir di pintu masuk juga — bersihkan pinggir dinding dulu (jangan sampai pel kena plint dinding), lalu sudut ruangan dengan tangan. Balik kain pel ke sisi bersih tiap ±2 meter. Bila kain pel kotor, cuci di air, belah 2 bagian, peras ke arah dalam menggunakan tangan dominan (bisa pakai wastafel & alat peras pel/Mop Wringer, dijepit dengan selangkangan).
Ada 4 tipe utama:
| Tipe | Kegunaan |
|---|---|
| Tipe Pod (Dry Vacuum) | Membersihkan lantai keramik |
| Tipe Upright | Membersihkan karpet — mengangkat & menyedot debu dengan sikat (brush) |
| Tipe Wet (Squishy/Wand) | Menyedot noda air |
| Tipe Handy | Membersihkan tempat sempit atau tanpa listrik |
Tipe Pod: dorong-tarik dengan ritme ±2 detik bolak-balik (angkat sedikit ujung depan saat mendorong, ujung belakang saat menarik); jauhkan dari stopkontak & jangan sampai kabel tertarik/tersangkut sudut ruangan/furnitur; arahkan nosel ke depan agar lebar kepala bertumpuk. Setelah selesai: cabut colokan (jangan tarik kabelnya), ulur dulu sebelum digulung agar tidak terbelit, lap kabel dari pangkalnya, gulung & taruh di atas dengan colokan di sisi luar gulungan. Perawatan rutin: ganti kantong sampah bila sudah penuh 2/3 (tutup lubang dengan selotip sebelum dibuang), lap bagian dalam bila kotor, periksa penyumbatan/kerusakan nosel & selang, periksa bunyi/panas mesin yang tidak wajar, periksa kerusakan kabel/colokan — segera laporkan ke PIC bila ada kerusakan.
Tipe Upright: menyedot debu dengan cara memukul karpet menggunakan sikat di dalam nosel. Saat menarik, posisi lurus; saat maju, dimiringkan. Karena kotoran karpet menumpuk di jalur lalu lalang, pusatkan pembersihan di bagian tengah, tumpuk lebar nosel tiap langkah.