N3
迷惑の受身(〜に〜れる/られる)
Pasif Kerugian/Ketidaknyamanan
Sesuatu terjadi dan merugikan/mengganggu saya
📌 Kegunaan
Bentuk khusus bahasa Jepang: konjugasi pasif dipakai untuk menyatakan sesuatu terjadi (dilakukan orang lain) dan mengganggu/merugikan si pembicara — bahkan untuk kata kerja intransitif yang secara harfiah tidak bisa "dipasifkan" dalam bahasa lain.
🔤 Pembentukan
Sama seperti bentuk pasif biasa, tapi bisa dipakai dengan kata kerja intransitif (自動詞).
💬 Contoh Kalimat
- とつぜん あめに ふられて、よていが くるいました。
Totsuzen ame ni furarete, yotei ga kuruimashita.
Karena tiba-tiba kehujanan, rencana saya jadi kacau. - かいぎちゅうに でんわを かけられて、しゅうちゅうできませんでした。
Kaigichū ni denwa o kakerarete, shūchū dekimasen deshita.
Karena ditelepon saat rapat, saya tidak bisa konsentrasi. - となりの へやで さわがれて、ねむれませんでした。
Tonari no heya de sawagarete, nemuremasen deshita.
Karena berisik di kamar sebelah, saya tidak bisa tidur. - どうりょうに しごとを やすまれて、こまりました。
Dōryō ni shigoto o yasumarete, komarimashita.
Saya kerepotan karena rekan kerja libur (tanpa pemberitahuan). - こどもに げーむきを こわされました。
Kodomo ni gēmuki o kowasaremashita.
Konsol game saya dirusak oleh anak. - とつぜん しごとを やめられて、こまっています。
Totsuzen shigoto o yamerarete, komatte imasu.
Saya kerepotan karena (bawahan) tiba-tiba berhenti kerja. - でんしゃの なかで あしを ふまれて、いたかったです。
Densha no naka de ashi o fumarete, itakatta desu.
Kaki saya diinjak di kereta, sakit. - かいぎに ちこくされて、こまりました。
Kaigi ni chikoku sarete, komarimashita.
Saya kerepotan karena (dia) terlambat rapat. - じゅうような しょるいを なくされて、しごとが おくれました。
Jūyō na shorui o nakusarete, shigoto ga okuremashita.
Pekerjaan saya jadi terlambat karena dokumen penting saya dihilangkan (oleh orang lain). - よるおそく さわがれて、めいわくしました。
Yoru osoku sawagarete, meiwaku shimashita.
Saya terganggu karena keributan larut malam.
⚠️ Perhatikan
Beda dengan pasif biasa, pola ini SELALU membawa nuansa "merugikan/mengganggu si pembicara" — bukan sekadar fakta netral.